JAKARTA. DMKtv,- Sarwendah mengungkap pengalaman pahit yang dialami putrinya, Thalia atau Cici, setelah mendapat perundungan di lingkungan sekolah.
Perundungan tersebut bermula dari pembicaraan mengenai kata “pencitraan” yang menurut Sarwendah sama sekali tidak pernah diucapkan oleh anaknya.
Sarwendah mengatakan, Cici justru tidak mengetahui apa arti kata tersebut ketika dirinya pertama kali mendengar kabar yang beredar.
“Aku langsung telepon. Aku telepon, ‘Sus, tanyain, emang Nia tahu pencitraan apa? Nia tahu pencitraan apa itu?’ Iya, pertama kali dengar,” ujar Sarwendah saat berbincang dengan Denny Sumargo dalam podcast Curhat Bang, dikutip Jumat, 31 Juli 2026.
Sarwendah menegaskan, anak-anaknya merupakan pribadi yang baik, sopan, dan berprestasi.
Karena itu, ia merasa keberatan ketika putrinya justru mendapat hujatan akibat isu yang menurutnya tidak dilakukan oleh Cici.
“Anak-anak aku itu anak-anak yang baik, anak-anak yang sangat sopan, berprestasi. Jadi tidak ada satu kalipun mereka bertutur kata yang di luar sana bilang, ‘Nia tahu ngomongin orang pencitraan’, itu tidak benar sama sekali,” tegasnya.
Yang membuat Sarwendah semakin terpukul, persoalan tersebut kemudian berimbas kepada Cici di sekolah. Putrinya menjadi sasaran perundungan di media sosial sekolah dan mendapat berbagai sebutan negatif dari orang-orang yang tidak mengetahui kejadian sebenarnya.
“Tapi dengan kata-kata itu, anak saya dibully. Di media sosial sekolahnya dibully. Dibilang anak enggak tahu diri, anak ini, anak itu,” ungkap Sarwendah.
Sebagai seorang ibu, Sarwendah mengaku sangat sakit hati melihat putrinya menerima hujatan, terlebih karena menurutnya Cici tidak melakukan hal yang dituduhkan kepadanya.
“Saya sebagai ibu, saya benar-benar sakit hati, sedih sekali karena anak saya tidak melakukan hal itu. Tapi dia dihujat sama orang-orang yang tidak tahu,” sambungnya.
*(Marieska Harya Virdhani/DISWAY.ID)











