Bantul Siapkan Pemindahan Rute Jeep untuk Lindungi Gumuk Pasir

YOGYAKARTA. DMKtv,- Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan pemindahan rute jeep wisata dari zona inti ke zona penyangga di sisi barat Gumuk Pasir sebagai bagian dari upaya restorasi untuk melindungi bentang alam gumuk pasir barchan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Saryadi di Bantul, Minggu, mengatakan pemindahan rute tersebut menjadi salah satu tahapan restorasi yang menjadi tanggung jawab instansinya, mengingat jalur jeep wisata selama ini melintasi zona inti Gumuk Pasir yang berada di sepanjang Kawasan Pantai Selatan, Bantul.

“Kita sudah beberapa kali diskusi dengan teman-teman perwakilan pelaku jeep Gumuk Pasir untuk pengalihan rute, yakni keluar dari zona inti, pindah di zona penyangga bagian barat,” kata Saryadi.

Ia menjelaskan bahwa pekan lalu pihaknya bersama perwakilan pelaku wisata mulai membuka jalur baru di lapangan dan kini tengah menyusun laporan untuk disampaikan kepada pemerintah kabupaten.

“Selanjutnya kita laporkan ke Pak Bupati atau Pak Sekda untuk segera dimulai pemindahan rutenya,” ujarnya.

Menurut Saryadi, jalur baru tersebut masih dalam tahap persiapan melalui kegiatan pembersihan dan pemetaan sehingga belum dilakukan uji coba.

Pemindahan rute akan dilaksanakan setelah persiapan selesai dan pemerintah kabupaten, melalui Bupati Bantul atau pihak yang berwenang, menerbitkan keputusan terkait pelaksanaannya.

“Kalau harapan saya ya akhir bulan Oktober atau awal November segera dimulai,” katanya.

Saryadi mengatakan pengalihan rute diperlukan untuk mengurangi tekanan aktivitas wisata di zona inti, terutama akibat kendaraan ekstrem seperti jeep yang berpotensi merusak morfologi gumuk pasir barchan.

“Dilintasi jeep, digilas ban, jadi rusak itu morfologinya,” ujarnya.

Ia menilai gumuk pasir barchan memiliki bentang alam yang khas sehingga kelestariannya perlu dijaga, salah satunya dengan menghindarkan kawasan inti dari lintasan kendaraan wisata.

Dalam program restorasi tersebut, Dinas Pariwisata berfokus pada pemindahan rute jeep, sedangkan organisasi perangkat daerah (OPD) lain turut menjalankan langkah sesuai dengan tugas masing-masing.

“Satpol PP itu setiap tahun secara bertahap melakukan pencabutan vegetasi tumbuhan di dalam zona inti gumuk pasir, DLH memasang patok batas inti dan sebagainya,” kata Saryadi.

Ia belum dapat memastikan apakah pemindahan jalur akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan, tetapi optimistis rute baru tetap menarik minat pengunjung karena menawarkan tantangan yang tidak kalah dari jalur lama.

“Saya belum tahu, tapi kalau harusnya enggak (berkurang) karena rute baru yang kita buat itu juga tidak kalah menantang dan menarik daripada rute lama,” ujarnya.

Saryadi menambahkan para pelaku wisata jeep telah menyepakati rencana pemindahan rute dan bersama-sama mencari jalur alternatif yang akan digunakan setelah memperoleh persetujuan pemerintah kabupaten.

“Kelompok Jeep Gumuk Pasir itu jumlahnya mungkin lebih dari 200 unit jeep. Belum lagi kelompok jeep yang di Pantai Parangtritis,” katanya.

*(Agung Dwi Prakoso/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini