DEPOK. DMKtv,- Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok sukses menggelar malam Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata dan Kebudayaan Abang Mpok Kota Depok 2026 di Gedung Dibaleka, Sabtu (8/8/2026).
Kegiy puncak ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Depok Supian Suri, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Dr. Cristian Rony Putra, Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Ary Ginanjar, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Depok.
Kemeriahan malam puncak diawali dengan atraksi koreografi pencak silat yang dipadukan secara ciamik dengan tarian tradisional khas Betawi.
Penampilan seni budaya ini berhasil menyedot perhatian para tamu undangan sekaligus menegaskan komitmen penyelenggara dalam melestarikan warisan tradisi lokal di tengah dinamika modernisasi kota.
Pemilihan Abang Mpok tahun ini dirancang tidak sekadar sebagai ajang unjuk bakat dan kecantikan busana, melainkan wadah pembentukan ikon daerah serta duta pembangunan dan lingkungan.
Inisiatif tersebut selaras dengan visi Pemkot Depok yang menitikberatkan pada penataan serta pembangunan kota secara komprehensif, dengan melibatkan peran aktif generasi muda di sektor ekonomi, sosial, hingga infrastruktur.
Dalam tahap krusial kompetisi, para finalis diuji melalui sesi tanya jawab (Q&A) secara berpasangan di atas panggung.
Tanggapan kritis, wawasan umum, serta ketepatan analisis para peserta terhadap isu-isu terkini Kota Depok menjadi indikator penilaian utama juri dalam menentukan pasangan Abang dan Mpok terpilih.
“anak-anak kita sudah mulai karantina dengan berbagai upaya memunculkan talenta dan kemampuannya. Yang terakhirnya malam hari ini dibuktikan di depan Bapak dan Ibu semua.” Ujar Supian Suri Pada Sambutannya
Melalui pengukuhan Duta Pariwisata dan Kebudayaan yang baru, Pemkot Depok optimistis potensi promosi daerah dapat tergerak lebih masif dan kreatif.
Para pemenang diharapkan mampu memikul tanggung jawab moral sebagai penyambung lidah pemerintah dalam memperkenalkan keunggulan pariwisata serta kearifan lokal Depok ke tingkat nasional maupun internasional.
*(Bagoes Aryo Bimantoro)











