Gubernur Bali Sambut Undangan Rusia Kunjungi Saint Petersburg

DENPASAR. DMKtv,- Gubernur Bali Wayan Koster menyambut undangan dari parlemen Rusia agar dia datang ke Provinsi Saint Peterburg membahas kerja sama budaya antarkedua provinsi itu.

“Sebenarnya dijadwalkan melakukan kunjungan ke Rusia pada Juni ini, namun agenda tersebut terpaksa ditunda karena situasi tertentu. Saya sangat berkeinginan berkunjung ke Rusia, mudah-mudahan ke depan dapat dijadwalkan kembali,” kata Koster di Denpasar, Senin.

Hal ini disampaikan gubernur setelah delegasi dari parlemen dan kantor gubernur Saint Petersburg meminta langsung saat berkunjung ke Bali.

Koster menyampaikan hubungan persahabatan antara Bali dengan Saint Petersburg memang sudah erat, sejumlah bidang kerja sama yang telah berjalan meliputi pendidikan, pariwisata, dan olahraga.

Apalagi di sisi pariwisata saat ini jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung ke Bali meningkat dan mereka kini memahami dan mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia serta menghormati budaya lokal Bali.

“Ada yang datang untuk berwisata dan ada pula yang berinvestasi, kami sangat terbuka terhadap investasi sepanjang sesuai dengan peraturan yang berlaku dan menghormati kearifan lokal Bali,” ucap Koster.

Pemprov Bali berharap hubungan kedua daerah tersebut dapat semakin erat melalui promosi wisata dua arah, Pemprov Bali juga akan mendorong lebih banyak masyarakat Bali berkunjung ke Rusia, khususnya Saint Petersburg.

“Kita perlu melakukan pertemuan secara rutin untuk mempromosikan pariwisata kedua wilayah,” ucapnya.

Terkait undangan kunjungan ke Saint Petersburg, Koster mengatakan dirinya akan melakukan koordinasi lebih lanjut mengingat adanya agenda pemilihan parlemen di Rusia dan seluruh agenda kerja sama internasional harus mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.

Sementara itu Ketua Delegasi Parlemen Saint Petersburg Alexandr Belski menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Rusia dibangun di atas fondasi persahabatan yang kuat.

Untuk itu ia sangat senang datang ke Bali dan berharap berbagai proyek kerja sama dapat diwujudkan, salah satunya terkait transportasi dan budaya.

Ia menyampaikan undangan Gubernur Saint Petersburg yang ingin Gubernur Bali hadir menandatangani resmi kerja sama persahabatan kedua provinsi itu pada September atau Oktober 2026 bertepatan dengan pelaksanaan pemilihan parlemen di wilayah tersebut.

“Kami akan menunggu kedatangan delegasi Bali ke Saint Petersburg, kota kami indah di setiap musim, termasuk saat musim salju,” katanya.

“Pemerintah Saint Petersburg tengah menantikan kunjungan resmi Gubernur Bali untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama budaya antara kedua provinsi, Rusia juga berencana mengirim delegasi ke Bali dalam waktu dekat guna menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama yang telah dibahas,” sambung Alexandr.

*(Ni Putu Putri Muliantari/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini