JAKARTA. DMKtv,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kandang utama atau markas pertandingan bagi Persija Jakarta.
“Pemerintah DKI secara sungguh-sungguh juga mempersiapkan Stadion Jakarta International Stadium atau JIS menjadi kandang utama atau kandangnya Persija,” kata Pramono saat menghadiri Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off sekaligus peluncuran situs baru Bank Jakarta di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu.
Pramono menyebut Pemprov DKI tengah mempersiapkan berbagai aspek agar Persija dapat sepenuhnya menggunakan JIS sebagai markas pertandingan.
Menurutnya, dukungan terhadap Persija bukan hanya soal penyediaan stadion, tetapi juga memastikan kenyamanan, keamanan, akses transportasi, hingga pengelolaan agenda lain yang berlangsung di JIS.
Pramono mengungkapkan dirinya kerap berkomunikasi dengan sejumlah pihak yang berkaitan dengan Persija dan kelompok pendukung klub tersebut.
Dalam komunikasi itu, salah satu hal yang sering dibahas adalah pengaturan penggunaan JIS agar tidak berbenturan dengan agenda lain, terutama konser, ketika Persija akan menghadapi pertandingan penting.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta bersama pihak terkait akan duduk bersama untuk membahas pengaturan tersebut.
Pramono memastikan JIS benar-benar dapat dimanfaatkan Persija sebagai kandang utama.
“Dan untuk itu, seperti Saudara-saudara ketahui sekarang ini konektivitas untuk ke JIS sudah jauh lebih baik,” ujar Pramono.
Lebih lanjut, Pramono mengatakan salah satu aspek yang menjadi perhatian Pemprov DKI adalah akses masyarakat menuju JIS.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan peningkatan konektivitas agar penonton lebih mudah mendatangi stadion.
Saat ini, akses menuju JIS telah didukung oleh layanan kereta rel listrik (KRL) yang berhenti di sekitar kawasan stadion. Namun, Pramono menyebut fasilitas tersebut masih memiliki satu peron.
Pemprov DKI mengupayakan agar fasilitas tersebut dapat dikembangkan menjadi dua peron dalam waktu dekat.
Peningkatan konektivitas tersebut dinilai penting untuk mendukung JIS sebagai stadion olahraga yang dapat menampung kegiatan berskala besar, termasuk pertandingan Persija.
Pramono mengatakan penonton pertandingan di JIS nantinya tidak harus memaksakan kendaraan mereka masuk dan parkir di kawasan stadion. Pemprov DKI justru mendorong agar area parkir di Ancol dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Penonton dapat memarkir kendaraan di Ancol, kemudian melanjutkan perjalanan menuju JIS melalui konektivitas yang telah tersedia.
“Parkirnya lebih baik ada di Ancol dan hanya dikenakan tarif parkir untuk nonton pertandingan itu,” ucap Pramono.
Pramono berharap skema tersebut membuat masyarakat tidak terbebani dengan biaya tambahan ketika menggunakan fasilitas Ancol sebagai area parkir untuk menonton pertandingan di JIS.
“Saya sudah minta, baik kepada JIS maupun kepada Ancol untuk itu yang diperlakukan. Sehingga orang betul-betul akan memanfaatkan parkir di Ancol semaksimal mungkin,” kata Pramono.
*(Siti Nurhaliza/ANTARA)











