Pelaku Teror Pembakaran di Matraman Diduga Alami Gangguan Kejiwaan

JAKARTA. DMKtv,- Polisi mengungkap pelaku teror pembakaran yang meresahkan warga di wilayah Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Minggu (10/5) dini hari diduga mengalami gangguan kejiwaan.

“Pengakuan sementara, pelaku seperti memiliki masalah kejiwaan. Dia mengaku ada dorongan kuat dalam dirinya untuk melakukan pembakaran,” kata Kapolsek Matraman Kompol Suripno saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Perkembangan terbaru itu, kata dia, berdasarkan pengakuan sementara pelaku yang diperoleh penyidik.

Suripno mengatakan pelaku mengaku memiliki dorongan kuat dari dalam dirinya untuk melakukan pembakaran tersebut. Setelah melakukan pembakaran, pelaku sempat merasa kaget, bersalah, dan menyesali perbuatannya.

Namun, kondisi itu disebut kembali terulang beberapa jam kemudian. Menurut Suripno, pelaku mengaku kembali mendapat dorongan atau bisikan yang membuatnya keluar rumah dan kembali melakukan tindakan serupa pada dini hari itu.

“Setelah melakukan itu (pembakaran), dia merasa kaget, bersalah, dan menyesal. Tapi setelah jam dua sampai jam tiga dini hari, ada lagi dorongan atau bisikan yang mengajak dia keluar rumah dan melakukan lagi. Itu pengakuan sementara yang kami dapat,” jelas Suripno.

Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami keterangan tersebut untuk memastikan kondisi psikologis pelaku.

Polisi juga berencana membawa pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit guna mengetahui kondisi kejiwaannya secara medis.

“Harus kami tindak lanjuti ke rumah sakit. Untuk rumah sakitnya, nanti akan kami kabari,” ucap Suripno.

Sebelumnya, Polsek Matraman mengamankan seorang pria berinisial A (24) yang diduga menjadi pelaku teror pembakaran di sejumlah titik di wilayah Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

“Mengamankan terduga pelaku yang membakar di sejumlah lokasi. Terduga pelaku diamankan di rumahnya,” kata Kapolsek Matraman Suripno saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Penangkapan itu dilakukan pada Senin (11/5) malam di kediaman pelaku di wilayah Matraman.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan saat melakukan pembakaran di sejumlah lokasi di wilayah Pisangan Baru.

Polisi menduga kendaraan tersebut dipakai pelaku untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya saat menjalankan aksinya.

Meski demikian, polisi masih mendalami motif di balik pembakaran tersebut. Hingga kini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Matraman.

“Kita masih pemeriksaan untuk mendalami motif aksi tersebut,” ucap Suripno.

Pembakaran yang terjadi pada dini hari itu sebelumnya sempat membuat warga Pisangan Baru resah. Sejumlah titik api muncul di kawasan permukiman dan memicu kepanikan warga yang khawatir api merembet ke rumah-rumah penduduk.

Namun, api dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Warga bersama aparat setempat juga sigap melakukan pengamanan lingkungan sambil membantu proses pemadaman.

*(Siti Nurhaliza/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini