PM Carney: Tarif Baru AS Dirancang untuk Memecah Belah Kanada

ISTANBUL. DMKtv,- Perdana Menteri Kanada Mark Carney menuduh Amerika Serikat menggunakan tarif baru untuk menyakiti dan memecah belah Kanada, serta menyebutnya sebagai salah perhitungan dan berjanji akan melakukan tindakan balasan dengan nilai yang setara.

“Tarif baru AS dirancang untuk menyakiti dan memecah belah kita. Ini merupakan salah perhitungan karena warga Kanada akan selalu saling menjaga,” kata Carney dalam pernyataan yang diterbitkan kantornya pada Sabtu (22/8).

Carney mengatakan Kanada akan menanggapi langkah tarif terbaru tersebut dengan tarif balasan yang mulai berlaku pada 8 September.

Langkah tersebut akan menyasar sejumlah produk, termasuk baja, produk susu, peralatan rumah tangga, peralatan pertanian, pulp, kertas, dan elektronik, katanya.

Carney juga menegaskan bahwa Kanada tidak akan pernah melepaskan “akses eksklusif” terhadap mineral-mineral kritisnya.

Pemimpin Kanada itu mengatakan Ottawa telah menangguhkan sementara pembicaraan perdagangan dengan Washington setelah AS mengajukan tuntutan yang tidak dapat diterima oleh Kanada.

Sementara itu, AS menuduh Kanada mundur dari kesepakatan yang hampir selesai, yang seharusnya semakin menurunkan tarif terhadap ekspor Kanada ke pasar Amerika.

Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dalam pernyataan yang diterbitkan kantornya mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Trump, Kanada telah menikmati tarif terendah untuk ekspornya ke pasar AS.

Namun, pada saat-saat akhir, Kanada mundur dari kesepakatan yang hampir selesai, yang akan menurunkan tarif tersebut lebih jauh.

“Meskipun AS telah menawarkan Kanada perlakuan terbaik dibandingkan eksportir besar lainnya ke pasar kami, tuntutan baru serta perubahan sikap Kanada terhadap komitmen sebelumnya telah mengacaukan keseimbangan yang dicapai dengan hati-hati dalam beberapa hari terakhir,” ujar Greer.

Kendati begitu, Greer tidak memberikan rincian mengenai kesepakatan yang diusulkan tersebut.

AS dan Kanada merupakan pihak dalam United States-Mexico-Canada Agreement (USMCA), yang mengatur sebagian besar perdagangan antara ketiga negara tersebut. Perjanjian itu mulai berlaku pada 2020

*(Anadolu/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini