Polri Komitmen Perkuat Kerja Sama dengan FBI Hadapi Kejahatan Modern

JAKARTA. DMKtv,- Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa Polri berkomitmen memperkuat kerja sama penegakan hukum internasional bersama Federal Bureau of Investigation (FBI) dalam menghadapi perkembangan kejahatan modern.

Dalam pertemuan bersama Direktur FBI Kash Patel di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Kamis, yang dikutip dari keterangan resmi, Kapolri mengatakan bahwa FBI merupakan salah satu mitra utama Polri dalam kerja sama penegakan hukum internasional.

Menurutnya, hubungan kelembagaan yang telah terjalin selama ini perlu terus diperkuat untuk meningkatkan kemampuan kedua institusi dalam merespons berbagai ancaman kejahatan transnasional yang terus berkembang.

Ia mengungkapkan, kerja sama Polri dan FBI telah memiliki landasan yang kuat melalui Letter of Intent tentang Kerja Sama Timbal Balik dalam Pengembangan Kapasitas serta Pencegahan dan Penanggulangan Kejahatan Transnasional yang ditandatangani pada 5 Juli 2019 dan telah diperpanjang hingga 2029.

Kerja sama tersebut, dia melanjutkan, juga telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas personel Polri.

Hingga saat ini, sebanyak 286 personel Polri telah mengikuti berbagai program pengembangan kapasitas bersama FBI.

“Dukungan tersebut telah memberikan kontribusi penting bagi peningkatan profesionalisme, pengetahuan, dan kemampuan teknis personel Polri dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan modern,” ucapnya.

Ia berharap program pengembangan kapasitas bersama tersebut dapat terus ditingkatkan, terutama pada bidang-bidang tindak pidana yang menjadi prioritas.

Polri, kata dia, juga siap mengoptimalkan peran Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) sebagai pusat pendidikan dan pelatihan internasional bagi aparat penegak hukum yang telah melibatkan peserta dari 101 negara, termasuk Amerika Serikat.

Lebih lanjut, dalam pertemuan tersebut, pemimpin Korps Bhayangkara itu turut menyoroti perkembangan kejahatan siber dan jaringan penipuan daring yang semakin terorganisasi.

Kapolri juga mendorong penguatan kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme yang kini berkembang dengan memanfaatkan media sosial, platform digital, komunikasi terenkripsi, serta propaganda yang menyasar kelompok rentan, termasuk generasi muda.

“Polri berharap kerja sama dengan FBI dapat diperluas dalam menghadapi radikalisasi daring, ekstremisme berbasis kekerasan, investigasi komunikasi digital, dan perlindungan masyarakat dari propaganda terorisme,” tuturnya.

*(Nadia Putri Rahmani/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini