Prabowo: Kita Bekerja Beri Harapan Rakyat yang Paling tak Berdaya

JAKARTA. DMKtv,- Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran 10 buku karya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat, kembali menegaskan visi pemerintahannya, yaitu memberdayakan kelompok masyarakat rentan yang disebut oleh Presiden sebagai rakyat yang paling tidak berdaya.

“Pemimpin bekerja agar orang yang paling lemah, orang yang kecil, orang yang paling miskin bisa senyum, bisa ketawa. Artinya, kalau orang yang sangat lemah, sangat tidak berdaya, bisa senyum dan ketawa, dia mulai punya harapan. Kita bekerja memberi harapan kepada rakyat kita yang paling tidak berdaya,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Oleh karena itu, Prabowo yakin dia dan pemerintahan yang dipimpin berada pada jalan yang benar.

“Saya kira, we will always be on the right track. Kita akan selalu berada di jalan yang benar,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menjelaskan kembali capaian-capaian dan keberhasilan-keberhasilan pemerintah, termasuk dalam menjawab kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat. Dari beragam kesulitan itu, Presiden menyoroti persoalan jembatan.

“Prestasi-prestasi kita real. Sekian ribu jembatan yang kita bangun, jembatan yang dirasakan oleh rakyat. Rakyat teriak, dan melalui teknologi, kita segera tangkap, kita segera tanggap, kita reaksi, dan hari ini kita sudah mendekati 2.500 jembatan seluruh desa-desa di Indonesia,” kata Presiden.

Menurut Presiden, persoalan jembatan rusak ataupun desa-desa yang tidak memiliki jembatan sebetulnya dapat diselesaikan oleh pemerintah desa, mengingat adanya Dana Desa yang dikucurkan sebanyak kurang lebih Rp1 miliar per tahun untuk tiap desa.

“Jembatan di desa harganya mungkin Rp400 juta, rata-rata, Rp700 juta, Rp800 juta, yang besar mungkin Rp2 M, Rp3 M. Sesungguhnya, semua desa, semua pimpinan desa bisa memenuhi jembatan-jembatan itu. Tetapi oke, kita tidak mengeluh, tidak cari kambing hitam, tidak mempersoalkan masa lalu. Selesaikan hari ini. Kalau gubernur, kalau bupati, camat, kalau kepala desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segen-segen, Presiden turun tangan, kita memenuhi apa yang diteriakin oleh rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden melanjutkan pemerintahannya saat ini juga bekerja cepat merenovasi ribuan bangunan fisik sekolah-sekolah di berbagai daerah.

“Akhir tahun ini, mungkin lebih 70.000 (sekolah). Tahun depan, target kita 100.000 (sekolah, red.), dan kita akan selesaikan dalam 3 tahun yang akan datang semua sekolah di Indonesia akan kita perbaiki. Semua Puskesmas di Indonesia yang sudah 30 tahun lebih tidak diperbaiki, kita akan perbaiki,” kata Prabowo.

*(Genta Tenri Mawangi/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini