JAKARTA. DMKtv,- Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul sepakat memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Thailand sekaligus memperkokoh stabilitas kawasan ASEAN melalui peningkatan kerja sama di berbagai bidang.
Presiden Prabowo di Jakarta, Senin, mengatakan pertemuan ini merupakan leaders consultation kedua sejak Indonesia dan Thailand meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis pada tahun lalu.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen kedua negara untuk terus mengembangkan kerja sama yang berorientasi pada masa depan.
“Ini merupakan leaders consultation, konsultasi pemimpin-pemimpin kedua sejak Indonesia dan Thailand meningkatkan status hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa kemitraan Indonesia dan Thailand terus berkembang dan berorientasi ke masa depan,” ujar Prabowo.
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kunjungan PM Anutin memiliki arti strategis mengingat Indonesia dan Thailand merupakan dua negara pendiri ASEAN sekaligus dua kekuatan ekonomi terbesar di kawasan.
Oleh karena itu, hubungan yang erat antara kedua negara dinilai memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan dan stabilitas ASEAN.
“Kunjungan ini memiliki makna yang penting. Pertama, karena Indonesia maupun Thailand adalah pendiri ASEAN, ekonomi kedua adalah adalah ekonomi yang besar, sehingga hubungan antara kita sangat mempengaruhi keadaan di Asia Tenggara,” katanya.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin membahas secara komprehensif berbagai isu bilateral, regional, hingga global. Sebagai negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Thailand menegaskan komitmen bersama untuk menjaga perdamaian, stabilitas, keamanan, serta mendorong kemakmuran kawasan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Presiden Prabowo juga memastikan bahwa kemitraan strategis kedua negara akan menekankan pada kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
“Saya yakin Indonesia dan Thailand terus memastikan bahwa kemitraan strategis ini membawa manfaat nyata bagi kemakmuran rakyat kedua negara kita,” imbuhnya.
*(Maria Cicilia Galuh Prayudhia/Genta Tenri Mawangi/ANTARA)











