Wamenlu Anis Matta Ungkap Alasan Penyerahan Kredensial Baru Dilakukan

JAKARTA. DMKtv, – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Mata menyampaikan penyerahan surat kepercayaan atau kredensial dari delapan duta besar negara sahabat kepada Presiden Prabowo Subianto baru dilakukan hari ini karena jadwal Presiden yang padat.

Ditemui usai seremoni penyerahan kredensial di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, Wamenlu Anis Matta mengatakan Presiden dalam kesempatan tersebut menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan tersebut kepada para duta besar tersebut.

“Murni lebih banyak karena faktor jadwal yang sangat padat dari beliau (Presiden), tidak ada niat sama sekali untuk menunda-nunda pemberian kredensial ini sama sekali,” kata Anis.

Tidak hanya itu, penyerahan kredensial itu baru dilakukan pada hari ini juga karena Presiden tengah fokus menghadapi dinamika global yang terjadi saat ini dan menekan dampaknya kepada Indonesia.

“Sejak dari pelantikan dan situasi fokus beliau kepada penanganan situasi global yang benar-benar membutuhkan konsentrasi penuh,” tutur Wamenlu menambahkan.

Anis menyampaikan bahwa dalam kesempatan pada hari ini, para dubes juga menyampaikan pesan dari masing-masing pemimpin negara mereka kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dia menekankan bahwa acara hari ini berjalan dengan baik. Duta besar yang menyerahkan kredensial hari ini termasuk dari Filipina, Sri Lanka, Korea Selatan, Santa Lusia, Ceko, Yunani, Palestina dan Lebanon.

“Yang lebih penting tadi mereka semuanya mencoba kopi Hambalang tadi,” katanya, merujuk kepada kopi yang biasanya disajikan di kediaman Prabowo Subianto di Hambalang.

Sebelumnya, Mentari Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di DPR pada hari ini mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan menerima surat kepercayaan atau kredensial dari delapan duta besar pada Senin.

Menurut dia, agenda penerimaan kredensial itu sebenarnya sudah direncanakan sebelum-sebelumnya dan akan dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat negara di Istana Kepresidenan.

“Untuk efisiensi, untuk keserentakan maka acara tersebut dilaksanakan pada hari ini,” kata Prasetyo seusai mengikuti rapat koordinasi tata kelola ekspor di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

*(Prisca Triferna Violleta/Fathur Rochman/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini