Waspada Tsunami, Masyarakat Kaltara Diimbau Tenang dan tidak Panik

TARAKAN, KALTARA. DMKtv,- Masyarakat pesisir di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) diimbau tetap tenang dan tidak panik dengan adanya status waspada tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pascagempa bumi tektonik 7,7 magnitudo di Mindanao, Filipina.

“Kami menyampaikan bahwa telah terjadi gempa bumi di Sangihe itu 7,7 magnitudo dan ini berpotensi tsunami,” ujar Kepala BMKG Kota Tarakan Muhammad Sulam Khilmi di Tarakan, Senin.

Sulam Khilmi menyebutkan beberapa daerah berpotensi tsunami atas episenter gempa bumi yang terletak pada koordinat 5,80° LU , 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 Kilometer (Km) arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 Km ini, termasuk di Kaltara.

“Salah satunya Provinsi Kaltara, termasuk Tarakan, Nunukan dan beberapa pantai di wilayah Tanah Kuning, Mangkupadi, Bulungan dan sekitarnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan estimasi ketibaan gelombang tsunami di Kaltara diperkirakan pada pukul 08.06 sampai 08.27 WIB atau pukul 09.06 sampai pukul 09.27 WITA dengan estimasi tinggi gelombang tsunami di Tarakan itu 0 – 0,5 meter,

“Ini adalah peringatan dini ya. Jadi, kepada masyarakat mohon tidak panik, tetap mengikuti informasi resmi dari sumber-sumber yang dipercaya,” pesannya.

Plt Sekretaris Kota Tarakan Ilyas mengimbau masyarakat Kota Tarakan, khususnya yang berada di wilayah pesisir untuk tetap waspada dan tidak percaya begitu saja informasi yang tidak akurat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada, dan harus mendengar atau memperhatikan informasi dari sumber-sumber resmi dari BMKG, dari kepolisian, dari pemerintah dalam hal ini BPBD untuk menghindari kepanikan,” ujarnya.

*(Agus Salam/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini