MOSKOW. DMKtv,- Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan isu terkait pengayaan uranium masih menjadi agenda perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
“Ada sedikit kemajuan. Prinsip dasarnya tetap sama. Iran tidak akan pernah boleh memiliki senjata nuklir, sama sekali tidak boleh. Rezim (Iran) saat ini tidak akan pernah memiliki senjata nuklir; dan untuk mencapai itu, kami harus menangani isu pengayaan uranium. Kami juga harus menangani isu uranium yang sangat diperkaya,” kata Rubio dalam pertemuan setingkat menlu negara anggota NATO di Swedia, Swiss, Jumat.
Rubio menambahkan pihaknya masih menunggu perkembangan terbaru dari negosiasi yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran, tetapi dia menegaskan bahwa prinsip dasarnya tetap sama, yakni Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Pada pekan lalu, Jumat (15/5), Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya akan puas jika Iran menghentikan pengayaan uranium selama 20 tahun.
Menanggapi hal itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menyatakan pihaknya tidak berniat melepaskan hak-hak yang dijamin dalam Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
Amerika Serikat berupaya membatasi ambisi nuklir Iran, sementara Teheran bersikeras bahwa mereka ingin terlebih dahulu menerima jaminan perdamaian sebelum bersedia berdiskusi mengenai program nuklir.
*(Sputnik/RIA Novosti/ANTARA)











