JAKARTA. DMKtv,- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginstruksikan aparatur sipil negara (ASN) di gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI bekerja dari rumah (work from home/WFH) bergantian usai kebakaran pada Jumat (7/8) malam.
“Menginstruksikan seluruh ASN yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme Work From Home (WFH) secara bergantian, atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Pramono mengatakan instruksi ini dilakukan untuk memprioritaskan pelayanan publik agar tetap berjalan melayani masyarakat.
Diharapkan dengan pelayanan yang terus berjalan maka masyarakat tetap tenang dan tak perlu khawatir.
“Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kita. Masyarakat jangan khawatir, semua layanan akan tetap berjalan,” ucapnya.
Gedung tersebut dihuni oleh beberapa perangkat daerah, yaitu Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan total kurang lebih 1.000 ASN.
Gedung Dinas Teknis Bapenda di Jalan Abdul Muis dipastikan telah berasuransi.
Kemudian, dia menegaskan bahwa data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah ter-back up secara digital, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu.
Namun, Traffic Management Control/ITCS Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16 terdampak. Akibatnya, pengaturan lampu merah yang sebelumnya otomatis kini dilakukan secara manual.
“Menginstruksikan penebalan pasukan Dishub di lapangan agar pengaturan lalu lintas tetap lancar,” ucapnya.
Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir pada Jumat (7/8) malam pukul 21.40 WIB.
Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 40 unit dan 200 personel untuk memadamkan si jago api.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim penyelamat Gulkarmat berhasil mengevakuasi seorang pekerja yang berada di lantai 15 dalam kondisi selamat.
*(Luthfia Miranda Putri/ANTARA)











