Danantara sebut Himbara siap Beri Dukungan Pendanaan untuk Molinas

JAKARTA. DMKtv,- CEO Danantara Rosan Perkasa menyampaikan seluruh perbankan dan institusi finansial di bawah Danantara (Himbara/Himpunan Bank Milik Negara) siap mendukung Motor Listrik Nasional (Molinas) untuk memberikan pendanaan dengan suku bunga lebih rendah.

“Seluruh perbankan dan juga seluruh institusi finansial di bawah Danantara siap mendukung. Dari perbankan kami memberikan pendanaan dengan suku bunga lebih rendah dan jangka waktu lebih panjang,” ujar Rosan dalam acara peluncuran dan peresmian Molinas beserta ekosistem pendukungnya, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis.

Selain itu, Rosan juga menyampaikan bahwa Danantara berencana untuk membuat pembayaran awal atau down payment (DP) sebesar 10 persen untuk dikurangi, bahkan dihilangkan.

Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam membeli motor listrik.

“Sehingga kita mempunyai kemampuan untuk mengakselerasi produksi dari motor listrik nasional yang ada di Indonesia,” kata Rosan.

Rosan yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai potensi pasar motor listrik di Indonesia mencapai 170 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp3.036 triliun (kurs Rp17.858,70).

Berdasarkan potensi tersebut, ujar Rosan, kurang lebih terdapat 10 perusahaan nasional yang sudah sesuai kriteria pemenuhan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian.

Dalam rangka mengembangkan motor listrik nasional, Rosan juga menyampaikan keterlibatan PT Len Industri, sehingga motor listrik nasional memiliki standardisasi internasional.

“Tidak hanya menjadi champion di Indonesia, tetapi juga champion di regional, bahkan harus menjadi champion di dunia,” ujar Rosan.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Motor Listrik Nasional (Molinas) buatan dalam negeri beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis.

Presiden Prabowo, saat memberikan sambutannya, memuji keberanian dari pelaku usaha swasta, terutama yang mau ambil risiko memproduksi motor listrik, di tengah gempuran persaingan motor listrik buatan China, Jepang, ataupun Korea Selatan.

Bagi Presiden, langkah para pengusaha itu merupakan bagian dari usaha bersama membangun Indonesia–yang sering disebut sebagai Indonesia Incorporated oleh Presiden Prabowo.

Menurut Prabowo, keberanian para pengusaha memproduksi motor listrik merupakan bagian dari kepentingan nasional, khususnya dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) yang diimpor dari luar negeri.

*(Putu Indah Savitri/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini