JAKARTA. DMKtv,- Tiga pemeran film “Laut Bercerita”, Dian Sastrowardoyo, Yunita Siregar, dan Reza Rahadian, memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk mengingat kembali semangat dan kontribusi kaum muda bagi bangsa.
Dalam sesi wawancara di Jakarta Selatan, Senin, Dian mengemukakan adanya kesamaan antara para pemuda yang mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 dengan para mahasiswa yang berusaha menyuarakan gagasan dan mendorong perubahan dalam film “Laut Bercerita.”
“Sumpah Pemuda itu kan juga sebenarnya lahir dari kekuatan anak muda, gitu. Kok ada paralelnya mirip dengan apa yang sudah disuarakan di film, karena dalam (film) ini tuh justru menyuarakan semangat anak mudanya, begitu,” katanya.
“Jadi, banyak sekali yang relevan, dan itu termasuk titik fokus dari (karya) ini, semangat anak muda,” ia menambahkan.
Film “Laut Bercerita” akan ditayangkan mulai 29 Oktober 2026, sehari setelah Hari Sumpah Pemuda.
“Dia tayang satu hari setelah Sumpah Pemuda, ini kayak menyelaraskan semangat yang dulu mungkin pernah ada di kalender,” kata Dian.
“Sekarang kita sedang mengingat semangat anak muda yang terjadi di tahun ’98, mengingat Sumpah Pemuda, dan sekarang kita menatapnya di tahun 2026. Jadi tetap, semangat anak muda itu memang terus, akan bisa terus kita rayakan,” ia menambahkan.
Yunita berharap penayangan film “Laut Bercerita” dapat menghadirkan ruang berkumpul bagi anak muda sekarang untuk menyaksikan semangat perjuangan kaum muda pada masa sebelumnya.
“Aku sih berharapnya karena ini juga tentang anak muda, ya siapa tahu karena penayangan setelah Sumpah Pemuda, mungkin bukan perayaan ya, lebih jadi kayak kumpul-kumpulnya anak-anak muda nih, gitu,” katanya.
Harapannya, film “Laut Bercerita” juga bisa mendorong anak-anak muda zaman sekarang untuk lebih mencintai bangsanya.
“Itu juga menjadi pembelajaran juga buat anak-anak muda zaman sekarang. Sumpah untuk tetap cinta sama bangsanya, dalam bagaimanapun cara kami masing-masing mencintai negara kami,” kata Yunita.
“Sekecil apa pun cara yang kami lakukan, yang salah satunya mungkin kayak berkontribusi di (film) ini, sekecil itu mungkin misinya, diambil pelajaran apa,” ia menambahkan.
Aktor Reza Rahadian menyampaikan bahwa esensi dari peringatan Hari Sumpah Pemuda adalah membangun semangat kaum muda dalam menyuarakan kebenaran demi menjaga harapan bangsa.
“Saya selama masih bisa bertahan, menyuarakan bersama mereka, keberadaan mereka, kecintaan mereka pada republik ini, pada bangsa ini, di situlah saya merasa bahwa kita selalu punya harapan untuk Indonesia,” katanya.
“Jadi itu bagaimana saya yang merasa secara pribadi memaknai dari Sumpah Pemuda hari ini, bahwa kita punya harapan-harapan pada masa depan untuk Indonesia,” kata Reza.
Reza juga menyampaikan pentingnya kehadiran figur teladan bagi kaum muda. Meskipun tidak banyak, menurut dia, saat ini masih ada tokoh bangsa yang bisa menjadi teladan bagi kaum muda dalam mengisi kemerdekaan.
“Saya yakin ada beberapa, dengan langkah mereka masing-masing untuk mengisi kemerdekaan,” kata Reza.
*(Abdu Faisal/ANTARA)











