Oman dan Iran Bahas Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz

ISTANBUL. DMKtv,- Pejabat Oman dan Iran menggelar pembicaraan mengenai prinsip kebebasan navigasi di Selat Hormuz sesuai hukum internasional, kata Kementerian Luar Negeri Oman pada Minggu (24/5).

Pembahasan berlangsung dalam pertemuan di Muscat antara Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional Kazem Gharibabadi.

Kementerian tersebut mengatakan pertemuan digelar setelah Gharibabadi menyampaikan pesan dari Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi terkait perkembangan kawasan dan perundingan Iran-AS melalui mediasi Pakistan.

Menurut pernyataan kementerian, delegasi Oman dan Iran kemudian mengadakan sesi pembahasan yang lebih luas mengenai prinsip-prinsip yang mengatur kebebasan navigasi di Selat Hormuz sesuai hukum internasional.

Kedua delegasi juga bertukar pandangan mengenai perlunya membangun dan mengembangkan kemampuan guna menjamin keamanan pelayaran, perdagangan, dan rantai pasok.

Pernyataan itu menambahkan kedua pihak membahas upaya memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz secara aman dan berkelanjutan.

Sementara itu, kantor berita Tasnim melaporkan nota kesepahaman potensial antara Iran dan Amerika Serikat mencakup penghentian perang di semua front, termasuk serangan Israel di Lebanon.

Laporan tersebut juga menyebut Washington akan berkomitmen melonggarkan sanksi terhadap minyak Iran selama perundingan berlangsung.

Jika kesepakatan tercapai, Selat Hormuz tidak akan sepenuhnya kembali ke kondisi sebelum perang, namun jumlah kapal yang diizinkan melintas akan dipulihkan ke tingkat sebelum konflik dalam 30 hari.

Tasnim juga melaporkan Iran menekankan penerapan hak kedaulatannya atas Selat Hormuz melalui berbagai cara yang rinciannya akan diumumkan kemudian.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (23/5) mengatakan kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran “sebagian besar telah dinegosiasikan” dan tinggal menunggu finalisasi.

Terobosan itu terjadi setelah kunjungan panglima militer Pakistan Asim Munir ke Teheran, yang merupakan kunjungan keduanya dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, AS-Iran juga mencapai kesepakatan gencatan senjata melalui mediasi Pakistan.

*(Anadolu/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini