JAKARTA. DMKtv,- Polri melalui Direktorat Polisi Udara (Ditpolairud) Korpolairud Baharkam Polri menyalurkan bantuan bagi para korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) lewat udara untuk mempercepat distribusi logistik.
“Pengiriman melalui jalur udara ini merupakan bagian dari percepatan distribusi logistik, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak dalam masa penanganan dan pemulihan pascabencana,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan bahwa pada Rabu (19/8), Polri membawa bantuan dengan pesawat CN 295 registrasi P-4501 yang berangkat dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, menuju Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, NTT.
Barang yang dikirim terdiri dari 14 koli obat-obatan dengan berat 94 kilogram, tujuh koli selimut seberat 586 kilogram, lima koli sarung seberat 340 kilogram, serta 120 unit kasur lipat dengan berat 420 kilogram. Secara keseluruhan, total bantuan yang diangkut mencapai 1.440 kilogram atau 1,44 ton.
Kemudian, pada Kamis hari ini, Polri melalui penerbangan CN 295 P-4501 kembali mengangkut bantuan kemanusiaan dari Bandara Juanda di Sidoarjo menuju Labuan Bajo dengan total berat 2.102 kilogram.
Bantuan tersebut terdiri atas 130 kasur busa lipat seberat 420 kilogram yang merupakan bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo. Selain itu, turut dikirimkan bantuan dari Bhayangkari Polda Kalimantan Barat berupa berbagai jenis pakaian yang dikemas dalam 38 karung besar dengan total berat 1.682 kilogram.
Selain pengiriman logistik menggunakan pesawat CN 295, Polri juga terus menjangkau wilayah terdampak melalui jalur udara menggunakan Helikopter Bell 429 registrasi P-3202.
Pada Rabu (19/8), helikopter tersebut melaksanakan penerbangan dari Labuan Bajo menuju Pacuan Kuda Reo, Kabupaten Manggarai, untuk mendistribusikan bantuan logistik.
Bantuan yang dibawa mencapai sekitar 100 kilogram yang terdiri dari mie instan, kopi, biskuit, ember, deterjen, sikat pakaian, hanger, plastik, serta perlengkapan lainnya. Helikopter tersebut juga membawa bantuan berupa tempat tidur untuk mendukung kebutuhan di lokasi penanganan bencana.
Trunoyudo mengatakan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir, peduli, dan bersama masyarakat dalam menghadapi serta melewati masa pemulihan pascagempa di NTT.
“Kami berharap seluruh bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu percepatan pemulihan pascabencana,” katanya.
*(Nadia Putri Rahmani/ANTARA)











