JAKARTA. DMKtv,- Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang sejarah hubungan Indonesia dan India dalam pidatonya saat menyambut kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa.
“Indonesia dan India memiliki akar sejarah yang sangat panjang dan istimewa,” kata Puan membuka pidatonya di hadapan PM Modi.
Puan bercerita relasi kedua negara sudah terjalin saat Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno menjadi tamu kehormatan utama pada peringatan Hari Republik India yang pertama pada tahun 1950.
Beberapa tahun kemudian, lanjut Puan, Indonesia dan India bersama-sama menggelar Konferensi Asia-Afrika di Bandung dan menggelorakan semangat Dasasila Bandung yang pada perkembangannya menjadi fondasi gerakan nonblok.
Menurut Puan, hubungan Indonesia dan India semakin erat. Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 2025 yang menandai peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara memperkuat kemitraan strategis itu.
“Kita adalah dua negara demokrasi besar, sesama kekuatan maritim di Samudera Hindia, yang menjunjung tinggi prinsip kedaulatan di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks,” tuturnya.
DPR RI, imbuh Puan, mendukung peningkatan hubungan kedua negara menjadi kemitraan strategis komprehensif dan Shared Vision on Maritime Cooperation in the Indo-Pacific yang disepakati saat kunjungan PM Modi ke Indonesia pada 2018.
“Kedua dokumen tersebut menjadi fondasi yang kuat untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang,” ucapnya.
PM Modi menyambangi gedung parlemen Indonesia di sela kunjungan kenegaraannya ke Jakarta.
Pada kesempatan itu, PM Modi turut menyampaikan pidato di hadapan anggota parlemen Indonesia.
Acara tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, beserta jajaran Kabinet Merah Putih.
*(Fath Putra Mulya/ANTARA)











