Tim Gabungan Diterjunkan Padamkan Kebakaran Lahan di Kawasan Gunung Rinjani

MATARAM. DMKtv,- Tim gabungan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Maletan Sembalun di kawasan kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur.

“Penanganan dilakukan hingga dini hari, Sabtu (8/8) pukul 01.30 WITA dan api berhasil dikendalikan serta tidak ditemukan titik api aktif saat pemeriksaan di lokasi kebakaran lahan tersebut,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani NTB Astekita Ardi di Lombok Timur, Sabtu.

Ia mengatakan tiga titik api terdeteksi di kawasan Maletan Resor Sembalun, pada Jumat (7/8) sore, setelah petugas Balai TNGR menerima laporan dari masyarakat, tim gabungan segera melakukan pengendalian untuk mengantisipasi api yang sempat berkembang dan meluas.

“Tim langsung melakukan penanganan bersama aparat gabungan dan relawan,” katanya.

“Perkiraan sementara area terdampak kebakaran sekitar 30 hektare yang didominasi vegetasi semak, perdu dan liana,” katanya.

Ia mengatakan meskipun api dapat dikendalikan dan tidak terlihat adanya api, pemantauan dan tahap pembersihan serta pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

“Pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lagi,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat atau wisatawan yang melakukan pendakian di kawasan untuk sama-sama menjaga kawasan gunung Rinjani atau tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuang puntung rokok Sembarangan.

“Mari sama-sama jaga kawasan ini untuk keselamatan bersama,” katanya.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Nusa Tenggara Barat telah memasuki musim kemarau, sehingga diharapkan warga dapat tetap waspada untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan maupun kekurangan air bersih.

*(Akhyar Rosidi/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini