Viral Ngaku Dibegal, Model AWS Kini Diperiksa Polisi dan Hanya Bisa Menangis

JAKARTA. DMKtv,- Selebgram dan model AWS tampak datangi Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.

Dirinya tampak dari ruang pemeriksaan pada Kamis 21 Mei 2026 sekitar pukul 20.19 WIB.

Terlihat AWS yang viral karena disebut menjadi korban begal menggunakan hoodie biru dengan kacamata dan masker.

Ketika ditanya awak media usai keluar, dirinya tidak memberikan sepatah kata apapun.

Bahkan AWS hanya terdiam dan menangis saat didampingi penyidik Ditsiber Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Selebgram dan model berinisial AWS dipastikan bukan korban begal atau tindak pidana seperti yang viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan hal itu diketahui usai didalami oleh penyidik.

“Direktorat PPA dan PPO bersama Satelit PPAT Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk, didampingi UPT P3A, psikolog, termasuk Dokkes Polda Metro Jaya telah melakukan langkah proaktif mendatangi saudari AWS dan melakukan pendalaman,” katanya kepada awak media, Rabu 20 Mei 2026.

Dijelaskannya, AWS tidak menjadi korban pembegalan ataupun tindak pidana lainnya.

Perihal unggahan yang menyebut AWS menjadi korban begal, motifnya disebut iseng.

“Yang bersangkutan bukanlah korban begal ataupun tindakan kriminal lainnya. Motifnya pertama karena iseng,” ucapnya.

Polda Metro Jaya juga melakukan pengecekan ke pihak rumah sakit terkait kabar AWS sempat menjalani perawatan akibat menjadi korban kejahatan. Namun hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan data tersebut.

“Hal tersebut juga sudah diklarifikasi dari manajemen Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Barat, tidak ada nama AWS selama satu bulan terakhir,” paparnya.

Pihaknya tetap memberikan pendampingan psikologis kepada AWS sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi yang bersangkutan.

“Polda Metro Jaya tidak pernah membatasi masyarakat bermain media sosial. Tetapi apabila memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan, kami akan mencoba mengklarifikasi tujuan dan motivasinya,” tuturnya.

Pihaknya mengingatkan masyarakat agar memeriksa terlebih dahulu fakta dan kebenaran suatu peristiwa sebelum mengunggahnya ke media sosial.

“Harap diperdalam dulu fakta dan peristiwa sebenarnya sehingga tidak menyesatkan kita semua,” imbaunya.

Sebelumnya, viral di sosial media soal kabar model Ansy Jan De Vries yang diduga jadi korban begal.

Hal itu viral di sosial media Instagram dan diposting akun @wargajakbar.

Dimana, dalam postingan akun tersebut dituliskan model tersebut diduga dibegal di samping Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Media sosial Threads dihebohkan dengan kabar seorang model profesional bernama Ansy Jan De Vries yang diduga menjadi korban pembegalan di kawasan samping Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat,” tulis caption akun tersebut.

Korban disebut mengalami luka parah hingga dirawat di rumah sakit.

*(Rafi Adhi Pratama/DISWAY.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini