JAKARTA. DMKtv,- Yura Yunita kembali menjadi Mahadewi dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026.
Dengan kostum kental dengan budaya Indonesia, Yura Yunita ungkap cerita mistis di balik kostum Mahadewi yang dikenakan.
Dalam legenda yang hidup di masyarakat Yogyakarta, Mahadewi merupakan sosok penguasa dan agung bertahta tinggi di dimensi yang berbeda.
Yura Yunita kemudian menceritakan proses di balik busana Mahadewi yang dikenakan di Pagelaran Sabang Merauke memiliki cerita mistis yang sempat membuatnya merinding.
Yura ungkap bahwa pembuatan kostum Mahadewi tidak bisa dilakukan sembarangan.
Sang desainer bahkan harus meminta izin kepada leluhur sebelum memulai proses menjahit kostum Mahadewi.
“Desainer kita harus izin dulu sama leluhur untuk bikin baju ini” ujar Yura usai pertunjukan Pagelaran Sabang MErauker 2026 di Indonesia Arena, GBK, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Agustus 2026.
Tak hanya itu, Yura juga menambahkan bahwa beberapa penjahit bahkan mengalami kajadian mistis saat mengerjakan kostum Mahadewi.
“Beberapa penjahit juga saat proses menjahitnya aja ada hal-hal yang bikin kita merinding, sempet kerasukan juga” pungkasnya.
Ia juga mengatakan bahwa penjahit yang sempat kerasukan kemudian disadarkan oleh sosok berbaju hijau.
“Hampir semua penjahit kemasukan lagi, disadarkannya oleh sosok perempuan dengan baju hijau.” sambungnya.
Yura mengungkap pengalaman serupa pernah terjadi ketika kostum Mahadewi dibawa ke Singapura untuk sebuah pameran.
Saat itu, desainer Ade Chan bersama tim hendak memasangkan kostum Mahadewi pada sebuah patung untuk kebutuhan pameran.
Namun, proses pemasangan tersebut justru membuat tim yang berada di lokasi tidak berani melanjutkannya.
Pasalnya, mereka melihat sosok misterius yang disebut memiliki kemiripan dengan Yura Yunita berada di samping patung tersebut.
“Terus waktu itu di Singapura ya, Mas Ade Chan mau show pameran baju Mahadewi itu sama tim, mau dipasangin bajunya ke patung. Ternyata sampai tim yang memasangnya enggak berani karena sosoknya muncul di samping patung,” tutur Yura.
Hal tersebut semakin membuat suasana mencekam karena saat itu Yura tidak ikut pergi ke Singapura.
“Katanya, apakah Mbak Yura ikut ke Singapura? Enggak. Ada sosok mirip aku, rambut panjang, baju hijau di samping patungnya, yang ternyata bukan aku, bukan manusia,” ungkapnya.
Yura menyebut pengalaman tersebut terjadi pada tahun sebelumnya.
Sementara pada tahun ini, kejadian yang dianggap magis kembali muncul selama proses pembuatan kostum Mahadewi.
Meski sempat membuat merinding, Yura tidak memandang pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang sepenuhnya menakutkan.
Sebaliknya, ia merasa kejadian-kejadian tersebut justru menjadi bagian dari proses dan seolah memberikan tanda bahwa kostum Mahadewi dapat kembali digunakan dalam pertunjukan.
Yura pun mengaku bersyukur karena merasa dirinya dan tim tetap mendapat penjagaan selama proses tersebut berlangsung.
*(Syifa Lulu/DISWAY.ID)











